Zend Framework : Zend_Oauth and Zend_Service_Twitter – Access Your Twitter Application

Desember 12, 2011 1 komentar

Oauth, adalah sebuah protokol terbuka yang memungkinkan pengguna berbagi sumber pribadi yang disimpan di situs web dengan situs lain tanpa perlu menyerahkan username dan kata sandi. Proses ini diberikan dengan memberikan token. Setiap token memberikan akses spesifik terhadap resource spesifik.

Zend Framework mempunyai komponen hebat, bernama Zend_Oauth yang bisa digunakan sebagai consumer untuk me-request token yang dibutuhkan dengan passing konfigurasi callbackUrl, siteUrl, consumerKey, dan consumerSecret.

Baca Selengkapnya

Categories: Zend Framework

Software Architectural Pattern : MVC – Push vs Pull

September 22, 2011 2 komentar

MVC adalah kependekan dari Model View Controller, adalah pola arsitektur software yang membagi aplikasi menjadi 3 bagian, yaitu  Model, View, dan Controller. Banyak developer menggunakan arsitektur ini karena menjadikan kode program lebih terorganisir sehingga memudahkan dalam pengembangan, maintenance, maupun bug fix. Masing-masing bagian mempunyai tugas dan tanggung jawab yang harus diemban.

Baca Selengkapnya

Categories: Teknologi

Symfony2 : Snappy Bundle – Create PDF from HTML

Agustus 15, 2011 4 komentar

Snappy adalah Bundle yang digunakan untuk utilitas konversi wkhtmltopdf di PHP 5.3, memungkinkan kita untuk  menghasilkan file Pdf dari dokumen html. KnpSnappyBundle menyediakan integrasi dengan Symfony2 Framework. Untuk bisa dapat melakukan konversi, terlebih dahulu kita download dulu binary wkhtmltopdf di sini : http://code.google.com/p/wkhtmltopdf/ . Setelah dapat file binary-nya, kita install deh. Setelah kita install, kita bisa mengintegrasikan dengan Symfony2 dengan cepat dan mudah.

Baca Selengkapnya

Zend Framework : Zend_Search_Lucene – Content Indexing

Lucene adalah indexing dan retrieval library yang awalnya didevelop di teknologi Java, dan disupport oleh Apache Software Foundation. Ketika data sudah terindex dalam sistem file, maka tidak membutuhkan database server. Zend_Search_Lucene adalah salah satu komponen dari Zend Framework yang mengimplementasikan teknologi ini.  Zend_Search_Lucene support beberapa fitur :

1. Perangkingan hasil pencarian
2. Powerful query types : boolean, wildcard, phrase queries
3. pencarian dengan field spesifik

Baca Selengkapnya

Symfony2 : Assetic Bundle – Manage Your Assets

Tentu tak perlu diperdebatkan, bahwa “A poorly optimized frontend can destroy UX ( User eXperience ), and SEO”. Management asset yang baik sangatlah penting dalam mengoptimalisasikannya. Assetic adalah sebuah asset management library yang powerful yang tersedia dalam Symfony2 Framework Standard Edition. Salah satu dari 14 Performance rule dalam web application development adalah Make few HttpRequest, dan salah satu dari bermacam fitur Assetic Bundle adalah dapat meng-combine assets sehingga dapat me-reduce HttpRequest itu sendiri.

Baca Selengkapnya

Symfony2 and Zend Framework Integration

Symfony2 adalah Full stack PHP Development Framework dengan menggunakan fitur-fitur PHP 5.3, sedang Zend Framework adalah komponen library yang super banyak dan mempunyai layer MVC. Bila 2 Framework ini digabungkan, kebayang kan betapa dahsyatnya ? Hm…, tentu saja prinsip Use at will ( Use What you Need, Forget Everything Else) harus tetap dipakai. Kebutuhan komponen yang very komplit di Zend Framework bisa digunakan di Symfony dengan me-register-kan komponen Zend Framework pada autoloader Symfony Framewok.
Baca Selengkapnya

Dependency Injection -:: The Introduction ::- something must be known before attempting to use zend framework 2.0

Juni 18, 2011 1 komentar

Dependency Injection terjadi ketika komponen software ( dalam hal ini, kelas ) dependensinya diberikan melalui konstruktor mereka, method, atau langsung ke fields. Secara sederhana, Dependency Injection adalah passing atau setting dependency ke dalam komponen software ( Dependency Injection Container ). Dengan kata lain, jika sebuah kelas tidak dapat melakukan pekerjaannya tanpa dependency, maka terjadilah dependency injection. Kelas yang diinject, tidak hanya dapat membangun object, tapi juga perilakunya.

Baca Selengkapnya

Zend Framework : Zend_Acl ( Access Control Lists) Basic – Simple Authorization

Otorisasi adalah tindakan menentukan apakah seseorang memiliki izin untuk melakukan tindakan atas resource yang ada. Zend Framework mempunyai komponen Zend_Acl untuk mengatur hal tersebut. Zend_Acl dibagi menjadi 3 area, yaitu Resources, Roles, dan Rights. Resources adalah apa yang diakses, Roles adalah “yang mengakses” satu atau beberapa resource, dan Rights adalah hak akses Role terhadap Resource yang diakses. Secara default, Zend_Acl memberikan akses deny untuk semua resource, kita diharuskan memberikan whitelist terhadap akses roles terhadap resources yang kita inginkan.

Baca Selengkapnya

Zend Framework : Zend_Filter vs Zend_Validate – Filtering vs Validation

Definisi dasar dari filter dapat diartikan menghapus porsi yang tidak diinginkan dari sebuah input, dan membiarkan porsi yang diinginkan lewat dan tampil dalam output. Filtering sangat berguna pada aplikasi web untuk menghapus ilegal input, trimming white space yang tidak perlu, dan lain sebagainya.
Definisi dasar dari filter dapat diperluas untuk mencakup transformasi atas input yang dimasukkan. Transformasi yang banyak digunakan adalah escape HTMLEntities untuk meminimalisir lubang keamanan ( contoh : dari javascript ).

Lain halnya dengan validator, validator memeriksa input sehubungan dengan beberapa persyaratan yang memberikan nilai balik boolean true/false – apakah input berhasil divalidasi berdasar persyaratan yang diberikan.Sebagai contoh, sebuah aplikasi web memberi persyaratan bahwa username  harus lebih dari atau sama dengan 7 karakter dan kurang dari atau sama dengan 15 karakter.

Baca Selengkapnya

Zend Framework : CSRF ( Cross Site Request Forgery ) Protection

Mei 6, 2011 1 komentar

XHR (  XMLHttpRequest ) adalah backbone dari aplikasi web 2.0. Adalah fungsi javascript yang powerfull yang menciptakan HttpRequest. Namun, dari kemudahan yang didapat, ternyata XHR menghadirkan konsekuensi tersendiri, yaitu security hole. XHR, seperti yang telah diatur oleh W3C (  World Wide Web Consortium ), hanya digunakan ketika request itu berasal dari website di mana javascript di muat ( same origin ) untuk menghindari penyalahgunaan dari pihak yang tidak bertanggungjawab.
‘Tekanan’ untuk membolehkan adanya akses cross domain mengingkat dengan adanya konsep mash-ups (sebuah konsep di mana membolehkan data dari beberapa site untuk bisa digabungkan dalam satu single view). Requirement ini bertentangan dengan “same origin policy” ( kebijakan penggunaan request dalam site yang sama)  yang diformulasikan untuk XHR. Sebagai response dari kebutuhan ini, maka kebijakan tersebut  diextends ke “level 2″ standard, yang membolehkan akses cross domain jika persyaratan lain terpenuhi, untuk melindungi pengguna (W3C Web Applications Working Group, 2008).
Baca Selengkapnya

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.