Seorang pemuda dibalut rindu Januari 6, 2008
Posted by samsonasik in puisi.trackback
Langit mati lampu
Para gemintang terlelap dahulu
Aku bersama segunung dosaku, datang mengadu
Udara beku
Masihkahku kuat untuk maju?
Allah, aku mengharap kekuatan dariMu
Rembulan tertutup kabut pekat menciutkan asaku
Kemanakah langkah tertatih ini akan terayun dibuai ragu?
Langit mati lampu
Udara beku
Rembulan tertutup kabut pekat menciutkan asaku
Kemanakah semangat yang selama ini setia menjadi bayanganku?
Allah,
Jangan biarkan hambaMu ini menjadi makhluk yang gampang menyerah oleh ujianmu
Mudah menyerah oleh gagal yang menjelma seribu
Cepat pasrah oleh kerikil coba dari sisiMu
Allah, Engkaulah pembolak-balik hatiku
Balikkan hatiku untuk memompa semangat kempesku
Untuk tetap melangkah di jalanMu
Amin…
………..
Di hulu sajadah..
Kuluapkan segala khauf rojaku bersama rindu kepadaMu


langit mati lampu
udara beku…
ah, saya suka rangkaian itu
hai ,so sweet
waw, ternyata,
bagus tuh puisinya, ayo dong bikin lagi yang baru!!!
waduwh..indah banget puisi nya..
bisa menginspirasi..
makasih uda bkin puisi seindah itu buat di renungin..
ccckkkk… mantap son…
kapan tutorialnya ?
tutorial apa ?