Welcome to Abdul Malik Ikhsan's Blog

Bila Bumi Marah karena beratnya

Posted in puisi by samsonasik on January 27, 2007

Bila bumi marah karena beratnya
-memikul beban manusia-manusia pezina-
-mendengar tawa penguasa di atas penderitaan rakyatnya-
-melihat anak jadi majikan ortunya-
-mencecap manis rasa tembok-tembok penuh kaca-
-merasa panas akan gundulnya rambut hijaunya-
maka, aumannya tak kan bertanya
siapa yang berbuat
dia hanya akan berkata
“Ini ulah manusia, dan aku akan membasminya,
walau aku harus lebur jadi nanah, yang panas menyala
biar mereka merasa, melihat, mendengar, mencecap, dan memikul dengan beratnya
dan biarkan mereka membaca,
yang saat itu, sudah tidak ada gunanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: