Welcome to Abdul Malik Ikhsan's Blog

Contoh penggunaan RequestDispatcher pada MVC

Posted in Tutorial Servlet by samsonasik on June 30, 2007

pada prinsipnya, MVC (Model View Controller) adalah pemisahan antara presentation layer dan logical layer, layer View cuma sebagai tampilan saja, dan syntax, logika, semua ada dalam Model dan controller menjalankannya, berikut contohnya :
———————————————————————
Misalkan kita punya file input panjang dan lebar persegi panjang :
———————————————————————
<form action=”/servlet/input/” method=”Post”>
<!–alamat input menunjukkan alamat kelas servlet kita disimpan–>
<table border=0>
<tr>
<td>Panjang</td>
<td><input type=”text” name=”panjang”></td>
</tr>
<tr>
<td>Lebar</td>
<td><input type=”text” name=”lebar”></td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td><input type=”submit” value=”input”></td>
</tr>
</table>
</form>
———————————————————————–
Sekarang kita buat Modelnya (javabeans)
———————————————————————–
//simpan di dalam folder web-inf/classes/wordpress
package wordpress;
public class modelnya{
int panjang,lebar;
public void setpanjang(int panjang){
this.panjang=panjang;
}
public void setlebar(int lebar){
this.lebar=lebar;
}
public int getpanjang(){return panjang;}
public int getlebar(){return lebar;}
public int getluaspp(){return panjang*lebar;}
}
//compile………………
————————————————————————-
Sekarang kita buat controller-nya, kita simpan di web-inf/classes/
————————————————————————-
import wordpress.modelnya;
import java.io.*;
import javax.servlet.*;
import javax.servlet.http.*;

public class input extends HttpServlet{
public void doPost(HttpServletRequest request,HttpServletResponse response)
throws ServletException,IOException{
//instansiasi kelas modelnya
modelnya m=new modelnya();
//ambil atribute
int panjang=Integer.parseInt(request.getParameter(“panjang”));
int lebar=Integer.parseInt(request.getParameter(“lebar”));
//pasang atribute
m.setpanjang(panjang); m.setlebar(lebar);
//isi atribute
request.setAttribute(“panjang”,m.getpanjang());
request.setAttribute(“lebar”,m.getlebar());
request.setAttribute(“luas”,m.getluaspp());

RequestDispatcher disp=request.getRequestDispatcher(“/tampil.jsp”);
disp.forward(request,response);
}}
//Compile…..
————————————————————-
Sekarang kita buat viewnya,
————————————————————-
//tampil.jsp
Panjang = ${panjang}
Lebar = ${lebar}
Luas persegi panjang = ${luas}

Advertisements

5 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. lily said, on January 20, 2009 at 8:28 am

    bagaimana meletakan file2 di atas dalam netbean 6.1

  2. samsonasik said, on January 21, 2009 at 4:07 am

    di Source Packages, buat package dan file2 di dalam package yang telah dibuat.

  3. lamida said, on July 29, 2009 at 7:07 am

    Nice post buat yang pertama-tama belajar MVC.

  4. Basman said, on June 17, 2010 at 4:58 pm

    Bang saya baru belajar servlet. saya ada kendala, begini ceritanya: saya punya project yg pake database, satu file berfungsi sebagai untuk ngeliat database dan melakukan perintah hapus, satunya lagi tempat syntax untk menghapus. nah pertanyaan saya: kenapa sewaktu saya pake requestdispatcher untuk menghapus satu nama dari database harus dilakukan dua kali(supaya bisa terhapus), sedangkan pada sebelumnya tanpa requestdispatcher bisa satu kali.trims.

  5. samsonasik said, on June 17, 2010 at 6:27 pm

    sebaiknya eksekusi dulu perintah hapus, baru jalankan perintah RequestDispatcher, pastikan data benar-benar terhapus, berikan return value pada saat eksekusi perintah hapus, setelah data benar-benar terhapus, baru kita RequestDispatcher.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: