Welcome to Abdul Malik Ikhsan's Blog

ketika ajal datang

Posted in Agama by samsonasik on March 10, 2007

“bila ‘izroil datang memanggil, jasad terbujur di pembaringan, seluruh tubuh
akan menggigil sekujur badan nan kedinginan”<nasyid malaysia>

ketika ajal datang,
tak ada yang bisa diulang
apakah akan ada yang bisa dipentasrayakan?
semua sudah terlambat untuk sekadar disesalkan

ketika ajal datang,
nyawa nongkrong di tenggorokan
siap untuk dicabut dan diamankan
oleh ‘izroil, sang pawang nyawa di badan

Allah…
berilah aku ajal yang khusnul khotimah kata para ustadz bilang….
yang indah, dan didoakan semua orang dengan keikhlasan
amin, …

Sholat Estafet ?

Posted in Agama by samsonasik on February 24, 2007

Wallahua’lam Bishshowab, Imam Syafi’i R.a. berkata : “Dalam suatu mesjid yang ada imam (sholat) tetapnya maka tidak ada sholat jama’ah setelah sholat jama’ah yg dipimpin oleh imam tetapnya. Jadi barangsiapa yg ketinggalan jama’ah yg pertama maka sholatnya sendirian.”.

Dari hal di atas dapat kita petik, misalnya dalam suatu majlis, ada beberapa orang yang sholat berjamaah, kemudian ada 2 orang lagi yang menjadi ma’mum(jadi ma’mum masbuk), kemudian setelah selesai imam itu sholat, berarti kedua orang tersebut harus meneruskan sholatnya masing-masing, bukan salah satu menjadi Imam dan yang lain mundur menjadi ma’mumnya. Saya pernah dengar teman saya mengatakan bahwasanya tentang sholat estafet tidak ada dalilnya, hanya suatu isyarat bahwa perjuangan islam harus selalu dilanjutkan, tapi bukan berarti isyarat menjadi syariat kan?

yang bingung gini, ketika sebenarnya kita tidak mau estafet imam, tapi orang yang ada di samping kita mundur ke belakang, dan mengikuti kita(memposisikan diri sebagai ma’mum),

Khotib Lucu

Posted in Agama by samsonasik on February 23, 2007

beberapa minggu yang lalu, saya jum’atan di masjid dekat kampus saya, setelah 2 x adzan dikumandangkan, khotib naik mimbar, pada awalnya, khotib menyampaikan nasihat jum’at dan seterusnya, setelah itu, baru ketahuan kalau khotibnya lucu, dia menceritakan isi kandungan Al-Qur’an dan Hadits dengan kocak, kontan hampir semua jama’ah tertawa, walaupun ditahan-tahan, saya pun ikutan ketawa, tapi bingung juga, kalau kita ketawa, kan katanya ga boleh bersuara pas khutbah jum’ah dipaparkan, habis, khotibnya lucu sih…, gimana ya? saya pernah tanya ke teman, ya ga pa-pa katanya, kalau memang khotib yang ‘suruh’ kita ketawa, ya ketawa aja, …pernah (wallohua’lam bishshowab), pas Rosululloh SAW, khutbah, datang Fulan, dan fulan tersebut langsung duduk, kemudian Rosul menanyakan langsung kepada fulan tersebut(padahal sedang khutbah), “sudahkah engkau sholat sunat?”, “belum”, jawab si Fulan, dan si fulan tersebut sholat, ini secara eksplisit menjelaskan hal tersebut dibolehkan selama itu adalah dikarenakan khotib. (wallauhua’lam bishshowab).

Misteri Bulan terbelah

Posted in Agama by samsonasik on February 23, 2007

source : http://www.efendihassan.com/?p=148

Nota : Diterjemahkan oleh: Abu Muhammad ibn Shadiq“Sungguh telah dekat hari qiamat, dan bulan pun telah terbelah” – (Al-Quranul Karim. Al-Qamar: 1)

Dalam temu wicara di televisi bersama pakar Geologi Muslim,Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar, salah seorang warga Inggris mengajukan pertanyaan kepadanya, apakah ayat dari surat Al-Qamar di atas memiliki kandungan mukjizat secara ilmiah?

Maka Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar menjawabnya sebagai berikut:

Tentang ayat ini,saya akan menceritakan sebuah kisah. Sejak beberapa waktu lalu, saya mempresentasikan di Univiversiti Cardif, Inggris bahagian barat,dan para peserta yang hadir bermacam-macam, ada yang muslim dan ada juga yang bukan muslim.Salah satu tema diskusi waktu itu adalah seputar mukjizat ilmiah dari Al-Qur’an.

Salah seorang pemuda yang beragama muslim pun berdiri dan bertanya, “Wahai Tuan, apakah menurut anda ayat yang berbunyi “Telah dekat hari qiamat dan bulan pun telah terbelah” mengandung mukjizat secara ilmiah? (more…)

Ketika dibuai dunia

Posted in Agama by samsonasik on January 31, 2007

Wahai teman semua,
tahukah dikau semua, ketika kita dibuai dunia, kita sering lupa dengan pencipta, tentang menyempatkan waktu untuk ‘bercinta’ dengan Ilahi lewat sujud dan do’a terkuras untuk kepentingan mencari finansial, harta, bahkan cinta yang semu, dan belum tentu cinta itu karena-Nya, karena hampir selalu dibumbui nafsu, …, tentang menganggap urusan dunia lebih penting dari urusan ukhrowi, dan lain sebagainya. Hal tersebut sering kita lalui bukan? sekarang bagaimana kita-nya mereduksi itu semua, kita memang bukanlah manusia yang akhlaknya bisa menyamai nabi, tapi paling tidak, kita berusaha untuk selalu menjadi umat yang terbaik diantara yang lain, saling berlomba berbuat kebaikan, tanpa harus membanggakan.
Wahai teman semua,
tahukah dikau semua, Allah itu pencemburu, karena kita sering lebih mencintai makhluk-Nya dari pada Allah itu sendiri, ketika kita diputuskan kekasih, betapa sakit hatinya kita, betapa hancurnya hati kita, tetapi ketika kita berbuat dosa, tanpa sedikitpun kita merasa bahwa Allah marah, dan kita masih terus berleha-leha.
Wahai teman semua,
mari berebut perhatian dari Allah yang Esa,
kita sering bersusah payah merebut perhatian dari lawan jenis kita,
tapi jarang sekali kita berusaha dengan sungguh-sungguh untuk merebut perhatian-Nya
sehingga kita menjadi makhluk yang paling dicintai-Nya
menjadi kekasihnya.
=====================
Amin.

Tentang Syukur

Posted in Agama by samsonasik on January 24, 2007

Alkisah, ada orang yang kehilangan uang yang ada di saku celananya,
uang yang hilang Rp. 1000,00
kemudian ia menceritakan kepada kakaknya
maka dengan menghibur adiknya yang sedih, dan memberi uang ganti sebesar Rp. 3.000, 00, …
Walhasil, uang yang tadinya Rp. 1000,00 menjadi Rp. 3.000,00, tapi apa yang terjadi,
bukannya besyukur malah bicara, seandainya uangku tadi tidak hilang, pasti uangku sekarang adalah Rp. 4.000, 00

sudahkah kita mengambil pelajaran?
~fiktif~

All About Islam

Posted in Agama by samsonasik on January 12, 2007

Hukum Karma

Posted in Agama by samsonasik on January 8, 2007

Aku pernah dengar, bahwa segala sesuatu itu ada karmanya
kalau dalam agamaku, tidak ada istilah hukum karma
yang jelas, setiap amal perbuatan baik itu yang amal soleh maupun buruk, walau sebiji dzarroh-pun, akan dibalas oleh Allah SWT. Tentang pembalasan, bisa di dunia langsung, bisa di akhirat kelak.

5 Perkara Rahasia

Posted in Agama by samsonasik on January 7, 2007

Allah merahasiakan 5 perkara kepada hambanya disebabkan perkara yaitu:
1) Allah merahasiakan keredhaannya kepada hambanya yang taat agar hambanya itu tetap terus berbakti / taat.
2) Allah merahasiakan turunnya Lailatul Qadar di bulan Ramadhan agar hambanya selalu berusaha untuk mencapainya dengan bersungguh-sungguh tanpa mengingat / mengenal /
merasa bosan.
3) Allah merahasiakan wali – walinya / hamba hambanya yang soleh kepada orang banyak agar mereka tidak dipuja – puja / disembah-sembah disebabkan oleh kemuliaannya karena wali – wali Allah itu tergolong orang yang mempunyai kelebihan ilmu.
4) Allah merahasiakan umur seseorang hamba agar ia selalu bersiap sedia untuk mati dan rajin beramal yang soleh
5) Allah merahasiakan tentang keutamaan salatul wusto / sembahyang yang utama daripada solat solat yang lain agar hambanya itu tetap rajin dan berusaha mencapainya (Salatul Wusto)

The True Power Of Water

Posted in Agama by samsonasik on January 7, 2007

Dan Kami ciptakan dari air segala sesuatu yang hidup.” (Q.S. Al Anbiya:30)

Dalam kitab-kitab tafsir klasik, ayat tadi diartikan bahwa tanpa air semua akan mati kehausan. Tetapi di Jepang, Dr. Masaru Em oto dari Universitas Yokohama dengan tekun melakukan penelitian tentang perilaku air.

Air murni dari mata air di Pulau Honshu didoakan secara agama Shinto, lalu didinginkan sampai -5oC di laboratorium, lantas difoto dengan mikroskop elektron dengan kamera kecepatan tinggi. Ternyata molekul air membentuk kristal segi enam yang indah. Percobaan diulangi dengan membacakan kata, “Arigato (terima kasih dalam bahasa Jepang)” di depan botol air tadi. Kristal kembali membentuk sangat indah. Lalu dicoba dengan menghadapkan tulisan huruf Jepang, “Arigato”. Kristal membentuk dengan keindahan yang sama. Selanjutnya ditunjukkan kata “setan”, kristal berbentuk buruk. Diputarkan musik Symphony Mozart, kristal muncul berbentuk bunga. Ketika musik heavy metal diperdengarkan, kristal hancur.

Ketika 500 orang berkonsentrasi memusatkan pesan “peace” di depan sebotol air, kristal air tadi mengembang bercabang-cabang dengan indahnya. Dan ketika dicoba dibacakan doa Islam, kristal bersegi enam dengan lima cabang daun muncul berkilauan. Subhanallah.

Dr. Emoto akhirnya berkeliling dunia melakukan percobaan dengan air di Swiss, Berlin, Prancis, Palestina, dan ia kemudian diundang ke Markas Besar PBB di New York untuk mempresentasikan temuannya pada bulan Maret 2005 lalu. Ternyata air bisa “mendengar” kata-kata, bisa “membaca” tulisan, dan bisa “mengerti” pesan. Dalam bukunya The Hidden Message in Water, Dr. Masaru Emoto menguraikan bahwa air bersifat bisa merekam pesan, seperti pita magnetik atau compact disk.

Semakin kuat konsentrasi pemberi pesan, semakin dalam pesan tercetak di air. Air bisa mentransfer pesan tadi melalui molekul air yang lain. Barangkali temuan ini bisa menjelaskan, kenapa air putih yang didoakan bisa menyembuhkan si sakit. Dulu ini kita anggap musyrik, atau paling sedikit kita anggap sekadar sugesti, tetapi ternyata molekul air itu menangkap pesan doa kesembuhan, menyimpannya, lalu vibrasinya merambat kepada molekul air lain yang ada di tubuh si sakit.

Tubuh manusia memang 75% terdiri atas air. Otak 74,5% air. Darah 82% air. Tulang yang keras pun mengandung 22% air. Air putih galon di rumah, bisa setiap hari didoakan dengan khusyu kepada Allah, agar anak yang meminumnya saleh, sehat, dan cerdas, dan agar suami yang meminum tetap setia. Air tadi akan berproses di tubuh meneruskan pesan kepada air di otak dan pembuluh darah. Dengan izin Allah, pesan tadi akan dilaksanakan tubuh tanpa kita sadari. Bila air minum di suatu kota didoakan dengan serius untuk kesalehan, insya Allah semua penduduk yang meminumnya akan menjadi baik dan tidak beringas.

Rasulullah saw. bersabda, “Zamzam lima syuriba lahu”, “Air zamzam akan melaksanakan pesan dan niat yang meminumnya”. Barangsiapa minum supaya kenyang, dia akan kenyang. Barangsiapa minum untuk menyembuhkan sakit, dia akan sembuh. Subhanallah … Pantaslah air zamzam begitu berkhasiat karena dia menyimpan pesan doa jutaan manusia selama ribuan tahun sejak Nabi Ibrahim a.s.

Bila kita renungkan berpuluh ayat Al Quran tentang air, kita akan tersentak bahwa Allah rupanya selalu menarik perhatian kita kepada air.

Bahwa air tidak sekadar benda mati. Dia menyimpan kekuatan, daya rekam, daya penyembuh, dan sifat-sifat aneh lagi yang menunggu disingkap manusia. Islam adalah agama yang paling melekat dengan air. Shalat wajib perlu air wudlu 5 kali sehari. Habis bercampur, suami istri wajib mandi. Mati pun wajib dimandikan. Tidak ada agama lain yang menyuruh memandikan jenazah, malahan ada yang dibakar. Tetapi kita belum melakukan zikir air. Kita masih perlakukan air tanpa respek. Kita buang secara mubazir, bahkan kita cemari. Astaghfirullah.

Seorang ilmuwan Jepang telah merintis. Ilmuwan muslim harus melanjutkan kajian kehidupan ini berdasarkan Al Quran dan hadis.

Wallahu a’lam …

adopted from: INAFE 2006
tonitegarsahidi [at ]yahoo.com

Bid’ah Hasanah dan Bid’ah Dlolalah

Posted in Agama by samsonasik on January 6, 2007

Banyak dari kita yang salah tafsir tentang Bid’ah
sehingga mengatakan ini bid’ah, itu bid’ah, padahal dia belum tahu betul tentang perbuatan tersebut,
sebagai contoh :
1. orang tersebut mengatakan kalau pergi ke tempat kubur dan kemudian berdo’a agar ini agar itu (memohon kepada ahli kubur), bahwa itu bid’ah dan termasuk perbuatan syirik itu memang benar, tetapi perlu diketahui, bahwa persepsi bahwa pergi ke kuburan/ziarah itu tidak selamanya berdoa kepada si ahli kubur (kita tidak membahas yang semata-mata berdo’a untuk mendo’akan si ahli kubur), dalam artian begini, dia berdo’a agar mendapatkan barokah lewat si ahli kubur, itu berbeda sekali, jadi semua barokah tetap berasal dari Allah, hanya lewat perantaraan si ahli kubur, karena notabene ia lebih dekat dengan Allah, ini tidak bisa dikatakan bid’ah atau syirik, walaupun memang biasanya ada terselip syirik kecil di hati, pokoknya kalau ga ke kuburan ini, ga berhasil, tapi asal kita bisa menempatkan iman dengan baik, itu tidak bisa dikatakan bid’ah atau syirik, tapi tetap kita harus berhati-hati.
2. orang yang menganggap syawalan itu bid’ah, karena tidak ada haditsnya, padahal kita perlu tahu, bahwa syawalan pada intinya adalah silaturahmi, jadi walaupun bid’ah, toh bid’ah yang hasanah, jadi diperbolehkan.
3. orang yang menganggap bahwa memakai akik yang “berisi” itu syirik, padahal itu semua tergantung si pemakai, jika pemakai menganggap itu hanya sebagai sarana, dan semua kembali kepada Allah, itu tidak bisa dikatakan syirik, sebagai contoh dalam kehidupan sehari-hari, kita pergi ke kampus atau ke kantor atau ke mana saja menggunakan motor, kemudian berkata, karena motor ini aku sampai di kampus, atau di kantor, itu yang bisa dikatakan syirik, padahal yang benar adalah Alhamdulillah, lantaran/dengan sarana motor ini aku bisa sampai di kampus/kantor. Dari analogi ini kita tentunya bisa memilah-milah mana yang baik untuk kita, kalau dengan kita memakai akik kemudian hati kita tergoda untuk berkeyakinan lain, ya tidak usah dipakai, tetapi selama itu kembali ke Allah, saya rasa itu diperbolehkan….

Wallaahua’lam Bishshowab.