Welcome to Abdul Malik Ikhsan's Blog

Menonaktifkan work Offline pada mozilla firefox

Posted in tips and tricks by samsonasik on May 31, 2009

Kalau kita pakai ubuntu, pas ceritanya lg ga ada koneksi internet, selalu saja mozilla firefox kita work offline.Hal ini menjadikan saya jengkel ketika harus manual mengklik file->work offline supaya ga work offline(ceritanya saya mau memanggil aplikasi php, jsp, or whatever).
Nah, untuk menonaktifkannya, kita bisa langsung menghack firefoxnya :
1. Masuk ke konfigurasi firefoxnya, dengan cara menuliskan about:config di browser firefox kita:
Screenshot-about:config - Mozilla Firefox Klik I’ll be carefull , i promise.

Nah, setelah itu, ketikkan di textfield bagian filter, isikan ‘networkmanager’ tanpa tanda kutip :
Screenshot-about:config - Mozilla Firefox-1 set valuenya dari false menjadi true.

Advertisements

Menambahkan command line sendiri di Linux

Posted in tips and tricks by samsonasik on May 13, 2009

Sering kita terjebak oleh penggunaan command line yang ada saja, padahal kita sebenarnya bisa lho menambahkan sendiri command dengan mengacu pada executable file yang ada. Berikut saya contohkan untuk pengaksesan executable file komodo yg saya taruh di /opt/komodo/bin/komodo, saya ingin memanggil langsung dimanapun, maka saya gunakan command line :
addcommand

semoga bermanfaat, amin.

Doraemon itu ternyata asalnya dr Jawa

Posted in lucu2 by samsonasik on May 6, 2009

Doraemon itu ternyata asalnya dari Jawa : Saudaranya ada 12..
Yg Buta Namanya DoraWeruh,
yg bodo namanya DoraMudeng,
yang Sakitan namanya DoraSehat,
yang minggatan namanya DoraBali,
yg rai gedhek namanya DoraDuweisin,
yg bisanya bohong namanya DoraJujur,
Yg suka Porno namanya DoraKathokan,
yg jomblo DoraMbojo,
yg nganggur DoraNyambutGawe,
yg nyaleg2saat ini DoraNgilo,
yg jadi anggota Dewan DoraGableg,
Yg jd Mentri DoraNggenah,

siji maning lah sing moco iki po DoraCekikik- an

Menangani blank screen pada saat switch user (Jaunty – ubuntu 9.04)

Posted in Uncategorized by samsonasik on May 5, 2009

Fyuh…, ternyata permasalahan bukan cuma display, sound, dan wifi. Kemarin pada saat saya coba untuk switch user, eh.., ternyata malah jadi blank screen. Akhirnya harus secara paksa dimatiin tuh kompie, hua..hua….. Setelah mencari berhari2, akhirnya saya menemukan solusinya di web : https://bugs.launchpad.net/ubuntu/+source/linux-restricted-modules-2.6.20/+bug/112518 .
Solusinya begini :
1. Ubah konfigurasi /etc/X11/xorg.conf dengan menambahkan :

Load “extmod”
SubSection “extmod”

Option “omit sync”
EndSubSection

2. Restart configurasinya : sudo dpkg-reconfigure -phigh xserver-xorg
——
Sekarang, coba switch user 🙂

Template helper menggunakan Servlet

Posted in Tutorial JSP, Tutorial Servlet by samsonasik on May 3, 2009

Hm…, lama nih saya ga `nyentuh` servlet & JSP, hitung2 membuka lagi memori lama(cie…cie..), kemarin saya baca buku “Web Development with Java Using Hibernate, JSPs, and Servlets” karya Tim Downey, ternyata banyak hal yang saya belum ketahui, contohnya tentang materi yang akan kita bahas kali ini.
Konsep penggunaan template helper pada berbagai macam framework maupun bahasa pemrograman selalu mengacu pada reuse template include, yang pada intinya akan memudahkan programmer dan designer itu sendiri, serta menghemat memori karena menghemat source code yang ada.
Dalam Java Web Development, kita bisa menggunakan servlet untuk menginclude header & footer secara otomatis. Secara class diagram dapat digambarkan sebagai berikut :

class-diagram

Berikut Source Code untuk class HelperBase :

package Helpers;

import java.io.IOException;
import javax.servlet.ServletException;
import javax.servlet.http.HttpServlet;
import javax.servlet.http.HttpServletRequest;
import javax.servlet.http.HttpServletResponse;

/**
 *
 * @author samsonasik
 */
public class HelperBase extends HttpServlet {
    protected HttpServletRequest request;
    protected HttpServletResponse response;

    public HelperBase(){}

    public HelperBase(HttpServletRequest request, HttpServletResponse response)
            throws ServletException, IOException {
        this.request = request;
        this.response = response;
    }

}

Kemudian, source code untuk ControllerHelper :

package Helpers;

import java.io.IOException;
import javax.servlet.ServletException;
import javax.servlet.http.*;

/**
 *
 * @author samsonasik
 */
public class ControllerHelper extends HelperBase {

    public ControllerHelper(HttpServletRequest request, HttpServletResponse response)
        throws ServletException, IOException {

        super(request, response);
    }

    public void doGet(String address) throws ServletException, IOException {
        request.getSession().setAttribute("helper", this);

        request.getRequestDispatcher("/header.jsp").include(request, response);
        request.getRequestDispatcher("/"+address).include(request, response);
        request.getRequestDispatcher("/footer.jsp").include(request,response);
    }
}

———–
Nah, sekarang kita sudah punya ControllerHelper, sekarang,kita bisa gunakan untuk berbagai macam controller, tinggal instansiasi kelas ControllerHelper dan gunakan method doGet(address) seperti di bawah ini :

package Controllers;

import Helpers.ControllerHelper;
import java.io.IOException;
import javax.servlet.ServletException;
import javax.servlet.http.HttpServlet;
import javax.servlet.http.HttpServletRequest;
import javax.servlet.http.HttpServletResponse;

/**
 *
 * @author samsonasik
 */
public class TestController extends HttpServlet {

    ControllerHelper helper ;

    @Override
    protected void doGet(HttpServletRequest request, HttpServletResponse response)
    throws ServletException, IOException {
      helper = new ControllerHelper(request, response);
      helper.doGet("index.jsp");
    }

}

Referensi : Web Development With Java Using Hibernate, JSPs,and Servlets – Tim Downey : 2007

Menangani desktop Effect yg ga jalan pada Ubuntu 9.04

Posted in Uncategorized by samsonasik on May 1, 2009

Ternyata, the newer is not always better ya, kadang ada berbagai kendala yang justru itu akan merepotkan kita. Contohnya, lagi-lagi pada saat saya install ubuntu 9.04, desktop effect ga mau jalan, pada saat saya mengganti visual effect ke extra, malah ada peringatan, desktop effect could not be enabled. Setelah cari-cari jalan seharian di google, saya menemukan caranya , yaitu dengan menulis sebuah file di dalam $HOME/.config/compiz bernama compiz-manager, caranya tinggal ketikkan perintah seperti berikut :

root@samsonasik-laptop:~# mkdir -p $HOME/.config/compiz && echo SKIP_CHECKS=yes >> $HOME/.config/compiz/compiz-manager

Menangani sound yg ‘Mute’ pada saat startup (Ubuntu 9.04 – Jaunty)

Posted in tips and tricks by samsonasik on May 1, 2009

Hm.., ternyata permasalahan bukan cuma soal wifi, tapi juga sound, pada saat saya habis apt-get upgrade, tiba-tiba pada saat restart, sound nya dalam keadaan mute, dan harus manual dinyalakan, hoh, pusing lagi saya. Setelah saya mencari2 jalan via Google, saya akhirnya mendapat bermacam pencerahan, dan akhirnya bisa jalan (saking banyaknya sumber, jadi ribet kalau disebutin satu2 => bilang aja lupa ny-atat, xi.xi..xi..). Solusinya adalah:
1. Pastikan file /etc/init.d/alsa-utils dalam keadaan writable (di chmod 777 aja – biar gampang :d)
2. Atur lagi volume suara yang diinginkan.
3. ketik di Terminal : “sudo alsactl store” << Preferences–>Startup Applications –> klik Add
5. Tuliskan nama service, misal, alsa-utils, lalu Command : “sudo /etc/init.d/alsa-utils start” <<< tanpa tanda kutip
6. Reboot deh.